Rabu, 01 Mei 2013

KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL SESUAI TAHAP PERKEMBANGANNYA Kebutuhan Fisik Ibu Hamil Trimester I, II, III


KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL SESUAI TAHAP PERKEMBANGANNYA


KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL SESUAI TAHAP PERKEMBANGANNYA
Kebutuhan Fisik Ibu Hamil Trimester I, II, III
1.      Oksigen
Kebutuhan oksigen adalah yang utama bagi manusia terutama bagi ibu hamil. Terjadi peningkatan pada trimester tiga pada umur lebih dari 32 minggu hal ini disebabkan karena usus-usus tertekan oleh uterus yang membesar kearah diafragma.sehingga diafragma kurang leluasa bergerak untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang meningkat kira-kira 20%.Berbagai gangguan pernafasan bisa terjadi pada saat hamil sehingga akan mengganggu pemenuhan kebutuhan oksigen pada ibu yang akan berpengaruh pada bayi yang dikandung. Untuk mencegah hal tesebut diatas dan untuk memenuhi kebutuhan oksigen maka ibu hamil perlu :
a.       Latihan nafas melalui senam hamil
b.      Tidur dengan bantal yang lebih tinggi
c.       Makan tidak terlalu banyak
d.      Kurangi atau hentikan merokok
e.       Konsul ke dokter bila ada kelainan atau gangguan pernapasan seperti astma dan lain-lain.
Posisi miring kiri dianjurkan untuk meningkatkan perfusi uterus dan oksigenasi fetoplasenta dengan mengurangi tekanan pada vena asenden (hipotensi supine)
2.      Nutrisi dalam kehamilan
Gizi pada waktu hamil harus ditingkatkan hingga 300 kalori perhari, ibu hamil seharusnya mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, minum cukup cairan (menu seimbang),dan zat besi karena zat ini berfungsi mensintesa jaringan-jaringan baru, jantung, hati, alat kelamin. Pada trimester satu yang meningkat hormon HCG yang menyebabkan mual sehingga mengurangi peristaltik usus dan lambung sehingga penyerapak zat gizi berkurang. Maka di anjurkan untuk memberi suplemen vitamin untuk membantu penyerapan.




Kebutuhan makanan sehari-hari untuk ibu hamil

Nama
Hamil
Kalori (Kkal)
2500 Kkal
Protein (gr)
85 gr
Calcium (gr)
1.5 gr
Zat besi (mg)
15 mg
Vitamnin A
6000 IU
Vitamin B (mg)
1.8mg
Vitamin C (mg)
100mg
Riboflavin (mg)
2.5mg
Asam Nicotin (mg)
18 mg
Vitamin D
400-800 IU

a.       Kalori
Di indonesia kebutuhan kalori untuk orang tidak hamil 2000 Kkal, sedang untuk orang hamil dan menyusui masing-masing adalah 2300 dan 2800 Kkal.
Kalori digunakan untuk produksi energi. Nila kurang energi akan diambil dari pembakaran protein yang mestinya dipakai untuk pertumbuhan.
b.      Protein
Protein sangan dibutuhkan untuk perkembangan buah kehamilan yaitu untuk untuk pertumbuhan janin, uterus, plasenta, selain itu untuk ibu penting untuk pertumbuhan payudara dan kenaikan sirkulasi ibu (protein plasma, hemoglobin, dll). Bila wanita tidak hami, konsumsi protein yang ideal adalah 0,9 gram/kg BB/hari tetapi selama kehamilandibutuhkan tambahan protein hingga 30 gram/hari. Protein yang dianjurkan adalah protein hewani seperti daging, susu, telur, keju, dan ikan karena mereka mengandung komposisi amino yang lengkap. Susu dan produk susu disamping sebagai protein juga kaya dengan kalsium. Kekurangan protein pada ibu hamil dapat menimbulkan anemia, toxaemia gravidarum dll.
c.       Garam dan Mineral
Garam mineral kandungannya adalah kalsium, zat besi, dan fosfor. Guna garam mineral, kalsium, zat besi, dan fosfor kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Semua mineral dapat terpenuhi dengan makan makanan sehari-hari yaitu buah-buahan, sayur-sayuran dan susu. Hanya besi yang tidak bisa terpenuhi dengan makan sehari-hari. Kebutuhan akan besi pada pertengahan kedua kehamilan kira-kira 17 mg/hari. Untuk memenuhi kebutuhan ini dibutuhkan suplemen besi 30 mg sebagai foresus, ferofumarat atau feroglukonat perhari dan pada kehamilan kembar atau wanita yang sedikit anemik, dibutuhkan 60-100 mg/hari. Kebutuhan kalsium umumnya terpenuhi dengan minum susu. Satu liter susu sapi mengandung kira-kira 0.9 gr kalsium. Bila ibu hamil tsb tidak dapat minum susu, suplemen kalsium dapat diberikan dengan dosis 1 gr per hari.
d.      Vitamin
Vitamin sebenarnya telah terpenuhi dengan makan sayur dan buah-buahan tetapi dapat pula diberikan ekstra vitamin. Guna vitamin untuk membantu metabolisme karbohidrat dan protein terutama filic acid.
1.      Vitamin A
Membantu pertumbuhan tulang dan gigi, meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi, serta memelihara jaringan mata.
2.      Vitamin B Complek
a.       B1: Membantu pembentukan hidrat arang dan untuk gerakan urat-urat saraf yang disebabkan oleh gerakan.
b.      B2 : Untuk pernafasan antara sel kulit dan mata. Tanda –tanda defisiensi vitamin B1dan B2 yaitu adanya pembuluh halus pada kornea, bibir pecah-pecah, dan sudut mulut pecah-pecah.
c.       B6 : Membentuk proses pembakaran lemak, karbohidrat, di ubah menjadi tembaga dan energi.
Kekurangan vitamin B6 menyebabkan : Vellegua, badan bengkak-bengkak dan pucat. Beberapa kebutuhan folic acid pada ibu hamil 400-800 gr/hari. Jika terjadi kekurangan semua bentuk vitamin dapat terjadi anemia jaringan pada keadaan umum ibu tampak pucat terutama pada jaringan ferifer.
3.      Personal Hygiene
Kebersihan harus dijaga pada masa hamil. Mandi di anjurkan sedikitnya dua kali sehari karena ibu hamil cenderung untuk mengeluarkan banyak keringat, menjaga kebersihan diri terutama lipatan kulit (ketiak, bawah buah dada, daerah genetalia). Kebersihan gigi dan mulut, perlu mendapat perhatian karena sering kali terjadi gigi berlubang, terutama pada ibu yang kekurangan kalsium. Rasa mual selama masa hamil dapat mengakibatkan perburukan hygiene mulut dan dapat menimbulkan karies gigi. Ibu hamil mudah BAK karena uterus keluar dari kandungan kencing pelvik dan tertekan oleh janin menyebabkan vagina lembab.

4.      Pakaian
Pada dasarnya pakaian apa saja bisa dipakai, baju hendaknya yang longgar dan mudah dipakai serta bahan yang mudah menyerap keringat. Jika telah sering hamil maka pemakaian stagen untuk menunjang otot-otot perut baik dinasehatkan. Ada dua hal yang harus diperhatikan dan dihindari yaitu :
a.       Sabuk dan stoking yang terlalu ketat karena akan mengganggu aliran darah.
b.      Sepatu atau sandal hak tinggi, akan menambah lordosis sehingga sakit pinggang akan bertambah.
Payudara perlu ditopang dengan BH yang memadai untuk mengurangi rasa tidak enak karena pembesaran dan kecenderungan menjadi pendulans.
5.      Eliminasi
Trimester I dan II ibu hamil sering BAK oleh karena itu, vagina di lap kering dan bersih-bersih karena vagina basah atau lembab menyebabkan jamur (trikomonas) tumbuh sehingga gatal/menimbulkan keputihan. Rasa gatal sangat menggangu, sehingga sering digarut dan menyebabkna saat berkemih terdapat residu (sisa) yang memudahkan infeksi kandung kemih. Untuk melancarkan dan mengurangi infeksi kandung kemih dengan minum dan menjaga kebersihan sekitar alat kelamain. Pada ibu hamil sebelum dan sesudah melakukan seksual dianjurkan untuk berkemih dan minum banyak air untuk meningkatkan produksi kandung kemihnya. Pada ibu hamil sering terjadi sembelit karena progesteron mengurangi peristaltik usus. Jika terjadi hal ini anjurkan ibu untuk makan-makanan lunak dan makan-makanan yang banyak mengandung serat. Dan pada ibu hamil juga terjadi obstipasi, karena kurangnya gerak badan, peristaltik usus kurang karena pengaruh hormon, dan tekanan pada rectum oleh kepala. Usaha untuk melancarkan BAB ialah minum banyak, gerak badan yang cukup, makanan yang banyak mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran.



6.      Seksual
Selama kehamilan berjalan normal, coitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. Meskipun beberapa ahli berpendapat sebaiknya tidak lagi berhubungan sek selama 14 hari menjelang kelahiran. Coitus tidak dibenarkan bila:
a.       Terdapat pendarahan pervaginam
b.      Terdapat riwayat abirtus berulang
c.       Abortus/ partus prematurus imminens
d.      Ketuban pecah
e.       Servik telah terbuka
7.      Mobilisasi dan body mekanik
Manfaat mobilisasi pada ibu hamil untuk membantu relaksasi otot-otot pernafasan, otot-otot jalan lahir terutama saat persalinan. Ibu hamil boleh melakukan aktivitas fisik biasa selama tidak terlalu melelahkan. Dan ibu hamil masih bisa melakukan pekerjaan seperti nyapu, ngepel masak dan mengajar. semua pekerjaan tersebut harus sesuai dengan kemampuan wanita tersebut dan mempunyai cukup waktu untuk istirahat. Secara anatomi, ligamen sendi putar dapat meningkatkan pelebaran/pembesaran rahim pada ruang abdomen. Nyeri pada ligamen ini dapat terjadi karena pelebaran dan tekanan pada ligamen karena adanya pembesaran rahim. Nyeri pada ligamen ini merupakan suatu ketidak nyamanan pada ibu hamil. Sikap tubuh yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil :
a.       Duduk
Tepatkan tangan dilutut dan tarik tubuh keposisi tegak. Atur dagu ibu dan tarik bagian atas kepala seperti ketika ibu berdiri.
b.      Berdiri
Sikap berdiri yang benar sangat membantu sewaktu hamil disaat berat janin semakin bertambah, jangan berdiri untuk jangka waktu lama. Berdiri dengan menegakkan bahu dan mengangkat pantat. Tegak lurus dari telinga sampai ke tumit kaki.
c.       Berjalan
Ibu hamil penting untuk tidak memakai sepatu atau sandal berhak tinggi atau bertumit runcing karena mudah menghilangkan keseimbangan.
d.      Tidur
Ibu boleh tidur tengkurap jika sudah terbiasa, namun tekuklah sebelah kaki dan pakailah guling supaya ada ruang bagi bayi anda. Posisi miring juga menyenangkan namun jangan lupa memakai guling untuk menopang berat rahim anda. Sebaiknya setelah usia kehamilan 6 bulan hindari tidur terlentang karena tekanan rahim pada pembuluh darah utama dapat menyebabkan pingsan. Tidur dengan kedua tungkai kaki lebih tinggi dari badan dapat mengurangi rasa lelah.
e.       Bangun dari berbaring
Untuk bangun dari tempat tidur, geser dulu tubuh ibu ketepi tempat tidur, kemudian tekuk lutut. Angkat tubuh ibu perlahan dengan kudua tangan, putar tubuh lalu perlahan turunkan kaki ibu. Diamlah dulu dalam posisi duduk beberapa saat sebelum berdiri. Lakukan setiap kali ibu bangun dari berbaring.
f.       Membungkuk dan mengangkat
Terlebih dahulu menekuk lutut dan gunakan otot kaki untuk tegak kembali. Hindari membungkuk yang dapat membuat punggung tegang, termasuk untuk mengambil sesuatu yang ringan sekalipun.
8.      Senam Hamil
Ibu hamil perlu menjaga kesehatan tubuhnya dengan cara berjalan-jalan di pagi hari, renang, olahraga ringan dan senam hamil.
a.       Berjalann-jalan di pagi hari
Yang banyak dianjurkan adalah jalan-jalan waktu pagi hari untuk ketenangan dan mendapatkan udara segar. Jalan-jalan saat hamil terutama pagi hari mempunyai arti penting untuk dapat mengthirup udara pagi yang bersih dan segar, menguatkan otot dasar panggul, dapat mempercepat turunnya kepala bayi kedalam posisi optimal atau normal, dan mempersiapkan mental menghadapi persalinan. Agar latihan fisik pada ibu hamil tidak menimbulkan masalah sebaiknya :
1.      Konsultasilah dengan tenaga kesehatan mengenai latihan fisik yang anda ingin teruskan sepanjang masa hamil.
2.      Cari bantuan untuk menentukan latihan fisik rutin, yang sesuai dengan kemampuan terutama jika anda tidak melakukan latihan fisik secara teratur sebelumnya.
3.      Hindari aktivitas dan latihan yang berisiko, dan membutuhkan kekuatan seperti berselancar, mendaki gunung, berlari dan lain-lain
4.      Berlatih secara teratur, sekurang-kurang nya tiga kali seminggu selama anda sehat, untuk meningkatkan tonus otot dan meningkatkan atau menahan kan stamina anda.latiha yang seporadik tidak baik untuk otot anda
5.      Batasi waktu aktivitas dan kurangi tingkat latihan. Latihan selama 10-15 menit, istirahan 2-3 menit kemudian latihan lagi selama 10-15 menit. Latihan berat untuk waktu yang lama dapat menimbulkan stres fisiologis.
6.      Hitung denyut nadi setiap 10-15 menit sewaktu melakukan latihan fisik
7.      Hindari lingkungan yang terlalu panas dan berendam dalam air panas dan sauna sebaiknya anda tidak melakukan latihan lebih dari 35 menit,terutama pada kondisi panas dan lembab. Seiring  peningkatan suhu tubuh anda, panas akan di transmisi ke janin. Peningkatan suhu janin  untuk waktu yang lama atau berulang dapat menimbulkan efek kelahiran terutama pada 3 blan pertama. Suhu tubu anda tidak boleh melampaui 38 derajat celcius.
8.      Latihan pemanasan dan peregangan menyiapkan sendi-sendi untuk latihan yang lebih berat dan mengurangi kemungkinan cidera pada sendi. Setelah bulan ke empat, jangan lagi melakukan latihan fisik yang mengharus kan anda berdiri terlentang.
9.      Priode pendinginan setelah latihan dengan melakukan aktivitas ringan yang melibatkan tungkai bawah dapt membut pernapasn, denyut jantung, dan tingkat metabolisme kembali normal dan menghindari akumulasi darah di otot-otot yang banyak bekerja dalam latihan tersebut.
10.  Istirahat selama 10 menit setelah melakukan latihan, berbaring dan miring ke kiri. Peningkatan ukuran rahim akan menekan pena besar disisi kanan perut, yang membawa darah kembali kejantung. Hal ini memperbaiki aliran ke plasenta dan janin. Saat bangun dalam posisi berbaring lakukan secara bertahap agar tidak selalu terasa pusing atau pingsan (hipotensi ortostatik).

11.  Minum atau dua gelas air setelah melakukan latihan fisik untuk mengganti cairan tubuh yang hilang lewat pernapasan.
12.  Tambah asupan kalori, untuk mengganti kalori yang terbakar saat latihan dan untuk menyediakan energi tambahan yang di butuhkan pada masa hamil.
13.  Bersantai ini bukan saatnya melakukan aktivitas yang membutuhkan ketahanan fisik yang lama.
14.   Kenakan bra penopang peningkatan berat payudara dapat menyebabkan perubahan postur dan menekan saraf ulnaris.
15.   Kenakan sepatupenopang. Karena uterus bertambah besar, pusat berat bergeser dan anda mengimbanginya dengan melengkungkan punggung. Perubahan normal ini bisa membuat anda kehilangan keseimbangan dan mudah jatuh.
16.  Segerah berhenti berlatih dan kunjungi tenaga kesehatan jika anda mengalami sesak nafas, pusing, nyeri kontraksi lebih dari empat kali dalam satu jam, aktivitas janin berkurang atau terjadi pendarahan per vagina.

b.      Senam hamil
Senam hamildimulai pada umur kehamilan 22 minggu. Senam hamil bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih otot-otot sehingga dapat berfungsi secara optimal dalam persalinan normal serta mengimbangi perubahan titik berat tubuh. Senam hamil ditujukan bagi ibu hamil tanpa kelainan atau tidak terdapat penyakit menyertai kehamilan, yaitu penyakit jantung,ginjal, dan penyulit dalam kehamilan (hamil dengan pendarahan, kelainan letak, dan kehamilan yang disertai dengan anemia).

Syarat senam hamil :
1, telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan kehamilan oleh dokter atau bidan
2. latihan dilakukan setelah kehamilan 22 minggu
3. latihan dilakukan secara teratur dan disiplin
4. sebaiknya latihan dilakukan di rumah sakit atau kelinik bersalin dibawah pimpinan instrukstur senam hamil.

9.      Istirahat dan tidur
Wanita hamil dianjurkan untuk merencanakan istirahat yang teratur khususnya seiring kemajuan kehamilannya. Jadwal istirahat dan tidur perlu diperhatikan dengan baik, karena istirahat dan tidur yang teratur dapat meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani untuk kepentingan perkembangan dan pertumbuhan janin.  Tidur pada malam hari selama kurang lebih 8 jam dan istirahat dalam keadaan rileks pada siang hari selama 1 jam. Ibu hamil harus menghindari posisi duduk dan berdiri dalam menggunakan kedua ibu jari, dilakukan dua kali sehari selama 5 menit.





















DAFTAR PUSTAKA
Kusmiyati, Yuni dkk.2010.Perawatan Ibu Hamil (Asuhan Ibu Hamil).Yogyakarta:Fitramaya
Sastrawinata, Sulaiman.1983.Obstetri Fisiologi.Bandung:ELEMAN
Anonim.2008.Kumpulan Hand Out.Bengkulu:Tanpa Penerbit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih, telah membaca postingan saya.